Sumbang bagaua adalah pelajaran penting bahwa pergaulan tak selalu tentang siapa temanmu, tetapi tentang sejauh mana engkau mampu menjaga adab dalam hubungan. Sebab adab bukan penghalang, melainkan pagar agar taman kehidupan tetap indah, harum, dan terjaga. Dan seperti bunga yang harum karena tak semua orang bisa memetiknya, begitu pula perempuan Minangkabau, ia memelihara dirinya bukan untuk membatasi dunia, tetapi untuk menjaga cahaya yang dikandungnya. (***)
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Penulis: Suci Mawaddah Warahmah, S.Sos
Editor : Redaksi KM


