Mau Tahu? Ini Sejarah Ringkas Kota Tabuik Pariaman

Logo Kota Pariaman (Sumber: pariamankotagoid)
Logo Kota Pariaman (Sumber: pariamankotagoid)

KOTA Pariaman termasuk kota tertua di pantai barat Pulau Sumatera. Pariaman merupakan daerah yang cukup dikenal oleh pedagang bangsa asing semenjak tahun 1500-an. Catatan tertua tentang Pariaman ditemukan oleh Tomec Pires (1446-1524), seorang pelaut Portugis yang bekerja untuk kerajaan Portugis di Asia. Ia mencatat telah ada lalu lintas perdagangan antara India dengan Pariaman, Tiku dan Barus.

Secara historis, Pariaman dikenal sebagai pusat pengembangan ajaran Islam yang tertua di pantai barat Sumatera. Salah seorang ulama yang terkenal seperti alm. Syekh Burhanuddin merupakan murid dari Khatib Sangko yang bermakam di Pulau Angso Duo yang sekarang dikenal dengan “kuburan panjang”. Jauh sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, pelaksanaan pendidikan bernuansa Islam telah berkembang di Pariaman.

Secara administratif, Kota Pariaman merupakan yang dikenal dengan Kota Tabuik dengan Sala Lauaknya ini, merupakan wilayah pemekaran dari Kabupaten Padang Pariaman yang terbentuk pada tanggal 2 Juli 2002 berdasarkan Undang-undang No. 12 Tahun 2002, memiliki luas wilayah sekitar 73,36 Km².

Tahapan Berdiri Kota Pariaman

  • Kab. Padang Pariaman
  • Kota Administratif Pariaman (PP No.33 TAHUN 1986)
  • Kota Pariaman (UU N0. 12 Tahun 2002)

Walikota dan Wakil Walikota Pariaman (sejak tahun 1987 s/d sekarang)

Advertisement
POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
1.Drs. Adlis Legan (1987 – 1993) semasa Kotif

2. Drs. Martias Mahyuddin, M.Sc. (1993 – 1998) semasa Kotif

3. Drs. Firdaus Amin (1998 – 2003) semasa Kotif dan peralihan Kota Otonom

4.Drs. Sultani Wirman (Agustus - Oktober 2003) Pj. Walikota Otonom

5. H. Nasri Nasar, S.H. dan Ir. Mahyuddin (2003 – 2008) Walikota Otonom Pemilihan DPRD

Editor : Marjeni Rokcalva
Sumber : kotapariaman.go.id
BANNER 3
Bagikan

Berita Terkait
BANNER-4
Terkini